Dongeng Cerita Rakyat Jawa Tengah – Joko Kendil

Cerita Rakyat Jawa Tengah – Joko Kendil – ”Joko Kendil” yakni dongeng yang datang dari daerah Jateng. Di daerah Jawa Tengah, kata kendil yaitu nama satu alat rumah tangga yang berperan sebagai alat untuk memasak nasi yakni periuk. Alkisah, ada seseorang janda tua, dengan anak lelakinya. Anak itu memiliki bentuk fisik yang aneh. Tubuhnya serupa dengan periuk. Oleh karena itu orang mengatakan Joko Kendil. Meskipun badan Joko tak normal, ibunya mencintainya apa yang ada. Ia juga tidak pernah menyesali nasib anaknya. Apapun yang disuruh Joko, ia senantiasa berupaya mengabulkannya.

W3lc0me to Ngancati.net

Kl1k klose (x) 2 kali untuk menutup

Terimakasih telah berkunjung 🙂

Joko tumbuh sebagai anak yang bahagia. Ia di kenal sebagai anak yang jenaka. Namun terkadang Joko juga nakal. Ia kerap ke pasar, lantas ia duduk di dekat pedagang. Pedagang menduga, Joko itu satu periuk. Hingga ia menyimpan beberapa makanannya diatas badan Joko. Ia juga kerap menyelusup ke pesta. Orang menganggap Joko itu periuk umum, hingga orang itu menyimpan makanan disana. Lalu dengan diam-diam Joko pulang dan membawa makanan untuk ibunya.

Cerita Rakyat Jawa Tengah – Joko Kendil

Cerita Rakyat Jawa Tengah – Joko Kendil – Ibu Joko kesal lihat kenakalan Joko. Ia menganggap Joko mengambil. Joko lantas menerangkan, jika semua orang menganggap Dia periuk. Ibunya juga tertawa mendengarnya. Saat Joko tumbuh dewasa, badan Joko tetaplah serupa periuk. Namun yang mengherankan, Joko malah memohon ibunya mencarikan istri untuk dia. Tak tanggung-tanggung, Joko inginkan putri raja sebagai istrinya. Sudah pasti Ibunya kaget sekali. ”Ingat Joko, kita ini orang miskin. Lagi juga, apakah kau tak mengerti bentuk badanmu? ” bertanya Ibunya. ”Jangan cemas, Ibu. Yakinlah, semua bakal baik-baik saja. Sekali lagi, aku minta tolong, supaya Ibu melamar putri raja untuk jadikan istriku, ” tutur Joko menghibur Ibunya.

Dengan hati penuh kesangsian, Ibu Joko pergi menghadap Raja. Raja memiliki tiga putri yang cantik. Ibu Joko mengungkap hasrat anaknya pada Raja. Raja sekalipun tak kesal mendengar pembicaraan Ibu Joko. Begitu sebaliknya, Raja melanjutkan lamaran itu pada ketiga putrinya. Putri Sulung menyampaikan, ”Saya tidak sudi, Ayahanda. Aku inginkan suami yang kaya raya. ” Putri Tengah menyampaikan, ”Suami yang aku kehendaki? Seseorang raja seperti Ayahanda. ” Tidak sama dengan ketiga kakaknya, Putri Bungsu malah terima pinangan itu dengan suka hati. Raja begitu heran. Namun lantaran Putri Bungsu telah sepakat, ia tidak bisa menghindar pernikahan itu.

Sayangnya, Putri Bungsu senantiasa diejek ke-2 kakaknya. ”Suamimu jalan serupa bola menggelinding, ” ejek Putri Sulung. ”Suamimu serupa tempayan air, ” ejek Putri Tengah. Putri Bungsu sedih. Namun ia berupaya sabar dan tabah. Satu hari, Raja mengadakan lomba ketangkasan. Namun Joko tak dapat turut. Ia menyampaikan pada Raja, tubuhnya sakit. Lomba ketangkasan itu diikuti beberapa orang utama seperti beberapa pangeran dan panglima. Mereka berlomba naik kuda dan memakai senjata. Mendadak datang seseorang ksatria gagah. Ia begitu tampan dan tangkas memakai senjata.

Cerita Rakyat Jawa Tengah – Joko KendilPutri Sulung dan Putri Tengah suka sekali memandangnya. Mereka jatuh cinta pada ksatria itu. Ia kembali menghina adiknya, lantaran tergesa-gesa menikah dengan Joko Kendil. Putri Bungsu juga lari ke kamarnya sembari menangis. Disana ia lihat satu kendi. Lantaran jengkel, ia membanting kendi itu sampai berkeping-keping.

Ksatria gagah itu masuk kedalam kamar Putri Bungsu. Ia mencari kendi, namun kendi itu telah hancur. Lantas ia lihat Putri Bungsu menangis tersedu-sedu. ”Ada apa istriku? ” tanyanya. Sudah pasti Putri Bungsu kaget. Tidakkah suaminya yaitu Joko Kendil? Lantas ksatria itu bercerita Dia yang sesungguhnya. Ia sesungguhnya Joko Kendil, suaminya. Ia sampai kini mesti menggunakan baju berbentuk kendi. Namun ia bisa kembali menjelma jadi ksatria jika seseorang putri ingin menikah dengannya.

Baca Juga :

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah – Bathara Kala

Cerita Legenda Minak Jinggo & Damarwulan

Begitu tahu jika ksatria tampan itu Joko Kendil, begitu menyesalnya Putri Sulung dan Putri Tengah. Begitu sebaliknya dengan Putri Bungsu, ia jadi begitu bahagia berbarengan Joko Kendil yang sudah menjelma jadi pria yang rupawan. Demikian lah tadi cerita mengenai Cerita Rakyat Jawa Tengah – Joko Kendil. 

Incoming search terms:

  • unsur intrinsik cerita joko kendil
  • ringkasan cerita joko kendil dalam bahasa jawa
  • sinopsis joko kendil
  • unsur intrinsik cerita joko tingkir
  • ringkasan cerita jaka tingkir dalam bahasa jawa
Dongeng Cerita Rakyat Jawa Tengah – Joko Kendil | soni | 4.5
/* */
Selamat Datang di NGANCATI.NET

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*